ini cerita, semoga yang terakhir.

May 13th, 2009 by blue-cielo

kebanyakan orang menyangka bahwa dirinya baik-baik saja.
tapi kenyataannya tidak.
dan saya jadi kecewa dengan dia.

bahkan setiap kali pagi muncul, kita tau kita tidak baik-baik saja.
terlalu banyak hal yang tidak kita tahu
betapa anehnya orang yang menjadi sombong dengan pengetahuan yang dia miliki
apa dia pikir itu cukup?
akankah pernah cukup?

pertaruhan hidup ini seharusnya membuat dia sadar
terlalu banyak ketidakpastian yang tidak dapat direduksi
ke dalam angka

manusia modern adalah putri duyung
(mengutip romo Mangun)
ada sebagian diri kita yang masih hewan!
betapa naifnya orang yang menolak hal itu
dan betapa pongahnya yang merasa bahwa kita adalah anak tuhan

manusia adalah anak alam
jika mau menolaknya
tolak kelahiran alam semesta
dan tolak evolusi
hanya orang buta yang tidak percaya evolusi!
apa kau pikir kita adalah dewa?

manusia bukan dewa dan takkan pernah menjadi dewa
camkan itu saudara!

kebodohan hanya akan menghasilkan penderitaan
dan tidak semua hal terumuskan dalam kata
yang kita butuhkan adalah tuhan perempuan!
bukan allah bapa yang bahkan tak tahu rasanya melahirkan!
bukan tuhan laki-laki yang menghasilkan logika instrumental!

-hannayangsedanginginmenamparwajahorangbodohnanpongah

Aoi Sora

November 24th, 2008 by blue-cielo

kehidupan membawa saya pada satu masa di mana, mata saya akhirnya benar-benar melihat, telinga saya benar-benar mendengar, dan jiwa saya benar-benar merasa.

terdapat beratus pilihan, terbentang beribu jalan, namun semuanya bermuara pada laut, yang satu.

walaupun kita adalah ombak, namun ombak adalah lautan.

takada datang, tak ada pergi. semua gelombang adalah laut, yang berbeda manifestasi.

langit pun hanya satu,

aoi sora, langit biru

terbentang indah tak bertepi

seperti semua eksistensi

may you be well and happy :)

tag dari Gita: 10 poin tentang saya

October 15th, 2008 by blue-cielo

hanna itu:

1. jenis orang tertindas karena perempuan, batak dan kristen (ktp), ho!

2. perempuan yang sangat TIDAK memenuhi standar cantik dunia dan media saat ini: item, dekil, kurus, pendek, rambutnya ga lurus dan ga berponi. ha!

3. berbicara dengan kecepatan cahaya dengan intensitas yang bisa bikin kuping budeg! hi!

4. biasanya orang yang baru kenal akan menggangap saya pendiam dan soleha, tetapi begitu kenal lebih dalam jadi berputar 180 derajad! he!

5. (hampir) ga pernah pake sepatu kemana-mana (termasuk pas kuliah), saya cinta sandal,,hohho

6. sangat sehat dan kelebihan energi, ga bisa diem, hiperaktif.

7. pecinta bengong

8. tipe short-term-memory, alias pelupa!

9. ga suka difoto, apalagi dengan sudut2 tertentu yang memperlihatkan kerupawanan wajah dan fisik saya,,tapi mungkin karena saya ga bagus di foto kali ya, bagusan aslinya, hehe

10. ILUSI

yang di-tag: dian, mona, mira, usman, dati, difa, semua penghunia sunkenlah!

dalammmm

October 15th, 2008 by blue-cielo

hidup manusia itu terbuka, selalu penuh dengan kemungkinan. apa yang dinamakan kepercayaan, baik pada diri sendiri,sesama maupun tuhan bisa hilang. apa yang namanya cinta bisa lenyap. makanya manusia bisa menciptakan kehidupan yang bagaimanapun sebenarnya.

bahkan kata2 manusia tidak pernah berhenti, selalu bergerak. bayangkan saja ketika saya mengucapkan aku percaya kepadamu, apakah itu sesuatu hal yang sudah final, sudah selesai? tidak. kata2 itu terus berada dalam proses kemenjadian. kata2 itu terus bergerak menemukan dan merealisasikan dirinya. percaya pada seseorang berarti selalu dalam proses untuk terus menerus mengusahakan tidak meragukan kesungguhannya memegang komitmen yang telah dibuat.

begitu pula dengan iman, bukan sesuatu yang sudah selesai ketika kita mengakui percaya tuhan atau beragama. ya karena tadi iman bisa hilang, mungkin akibat pengalaman yang kita alami dan rasakan. iman adalah sesuatu yang perlu terus menerus diusahakan.

begitu pula dengan makna kehidupan manusia, ia bukanlah sesuatu yang sudah terberi dan saklek, tidak bisa diganggugugat lagi. hidup manusia selalu bergerak dan manusia selalu dalam proses menjadi. makanya selalu terbuka pintu untuk makna2 baru.

jika ini tidak akan pernah berakhir
maka biarkan aku menikmatinya
bila hati ini masih menjadi
surga bagi rohMu
maka mari kita berdansa
dan memainkan lagu gembira
karna hanya padaMu
aku bisa pulang
dan tenang

-hanna

ming, diam, tak bergerak

August 26th, 2008 by blue-cielo

teringat akan kenangan di kota ini beberapa tahun silam…
saya, risca dan beberapa kawan psik.
malam itu kami pergi ke CCF untuk menonton pentas teater.
judulnya "Ming"
seorang pengembara terus berjalan mencari sang pengendara sepeda,
namun tak jua bertemu
lalu dalam perjalanannya ia berjumpa dengan ming,
yang hanya diam, tak bergerak.
sang pengembara berkulit putih. ming berkulit coklat.
dua dunia bertemu pada satu titik.
di persimpangan jalan.
dua budaya, dua pandangan-dunia yang berbeda.

ternyata, tidak terjadi apa-apa.
tidak ada perkelahian, keributan, pertengkaran.
mereka hanya bercakap-cakap lalu masing-masing meneruskan jalannya.
ternyata, kita dapat bertemu tanpa saling melabelkan.
tanpa penghakiman, dan penghukuman.
tanpa benar/salah, tanpa baik/buruk.
yang ada hanya jalan dan perjalanan.
———————————————————————————————-

saya sedang mencoba untuk jatuh cinta lagi pada dunia.
seperti lagu John Lennon yang berjudul ‘oh my love’

Oh my love for the first time in my life,

My eyes are wide open,

Oh my lover for the first time in my life,

My eyes can see,

I see the wind,

Oh I see the trees,

Everything is clear in my heart,

I see the clouds,

Oh I see the sky,

Everything is clear in our world,

Oh my love for the first time in my life,

My mind is wide open,

oh my lover for the first time in my life,

My mind can feel,

I feel the sorrow,

Oh I feel dreams,

Everything is clear in my heart,

Everything is clear in our world,

I feel the life,

Oh I feel love
————————————————————————————————

while i’m living in this city, at this moment
i realize that there’s nothing NEVER happened.
everyone and everything are on their movement.
the earth too.
our mother nature is a dynamic system,
it’s only has a different scale and rhytm of time from ours.
we just don’t appreciate another creature movement
because we feel that we are different and separated from them.
it’s just an illution.
and then i laso realize,
that i was, and i am, nothing compared to whole things
that ever happened in this world.
i’m just a little dust, hoping to find meaning.

maybe i’m just affraid of nothingness.
after war, tears, pain, regret, hatred, greed, murder,
desease, foolness, narrow minded, indifference happened on earth…
still we do believe in something?
should we?
i’m wondering, where’s the virtue?
and it keeps running in my mind…
we must cut ourselves free from hatred

may all beings be well and happy :)
(Sabbe Satta Bhavantu Sukhitata)

pada suatu masa..

June 1st, 2008 by blue-cielo

totally confuse, broke, down, hurt, sink, alienated, bored, sick, in pain, uncomfortable and drowning. can you imagine when your world is turn up-side-down and you just lose everything you had before in your arm, when everything is just on their rite place, when you stand really strong with all your principals, and all of sudden it all disappear, gone, broke and you don’t even know yourself, who you really are? yes baby, i’ve been there for such reasons that i can’t even imagine are important things and can occur in my life. how wonderful…

yeah, thanks to pearl jam with your lovely song making my blue heart shining a bit :)

saat ini, saya dibatasi kata. semua yang saya pikirkan dan rasakan tidak dapat dikeluarkan karena keterbatasan kata saya. saya tidak bisa menemukan simbol yang tepat dan, yah, mungkin memang saya sudah kehilangan rasa.

hanya ingin menulis ini saja: selalu ada konflik dalam diri manusia antara dorongan yang alamiah dan kesadaran. atau mungkin id dan ego dalam klasifikasi Freud. yang alami selalu ingin mempertahankan kehidupan, ada yang mereduksinya menjadi hanya sekedar perintah gen untuk mereproduksi dirinya. tapi apakah kita harus menyerah begitu saja? apakah laki-laki dan perempuan itu? apakah hanya karena alat kelamin kita dibedakan? dan apakah hasrat itu? bukankah hasrat menjadi hasrat ketika kita tidak hidup di dalamnya? tapi satu yang pasti, kesadaran kita selalu menolak untuk tunduk begitu saja pada yang alamiah. selalu ada pertimbangan, selalu ada pembacaan. selalu ada simbol. selalu ada aku dan kamu. dan itulah artinya menjadi manusia, mengatasi dan melampaui kondisi antara yang alamiah dan kesadaran. mencoba mencari jalan terbaik di antara keduanya. melampaui batas antara hewan dan tuhan. ya, keinginan adalah sumber penderitaan. tapi buddha berkata bahwa keinginan yang sejati adalah ketidakmelekatan dan pembebasan dari penderitaan dan konflik antara yang alamiah dan kesadaran. karena yang alamiah tidak selalu baik, dan kesadaran tidak selalu sadar. begitu banyak ilusi di dunia. jalan tengah adalah yang paling baik.

saya masih belum sepenuhnya paham, tapi selama saya tau apa artinya menjadi manusia, saya akan berusaha mencintai hidup.
sudah, cukup, saya rasa saya tidak butuh drama lagi dalam hidup saya.
semoga bahagia, may the force be with you :)

bebaskan…

February 1st, 2008 by blue-cielo

Dia sangat beretika ternyata, karena dia menyerahkan pengambilan keputusan itu sepenuhnya pada saya. Dia menghargai saya sebagai manusia yang bebas. Manusia yang, dalam batas tertentu, bersifat otonom.

Dia mengerti apa arti kebebasan yang sebenernya. Bahwa inti kemanusiaan adalah kebebasannya, dan tidak ada satu manusia pun yang berhak menentukan kehidupan orang lain. Bahwa sebenernya manusia sudah dibekali dengan peralatan dan kemampuan dasar untuk bebas menentukan hidupnya sendiri. Namun ada beberapa orang yang terbiasa untuk menggantungkan arah hidup mereka pada orang lain, sehingga dia menghianati kemanusiaannya sendiri. Mungkin karena dia takut untuk bertanggung jawab, atau karena memang lebih mudah dan nyaman jika orang lain yang membuat keputusan untuk kita tanpa perlu berpikir dan mengusahakannya sendiri.

orang ini sangat baik dan bersemangat, semangatnya yang luar biasa untuk menghapuskan penindasan dan berbuat adil sedikit banyak menulari saya. saya senang pernah mengenal dan berbagi dengannya. orang ini tidak berideologi, karena buat dia yang penting adalah bagaimana mencapai keadilan itu, tidak penting dengan cara bagaimana atau ideologi apa. yang penting jangan sampai menindas orang lain.

sekarang dia ada di BFI sama abang saya, semoga. maksudnya semoga abang saya ini masih teguh dengan cita-citanya. semoga saya bisa melihat dia merealisasikan mimpinya suatu hari nanti, atau malah mungkin saya juga menjadi bagian dari perwujudan mimpinya itu :)

Morning has Broken

January 22nd, 2008 by blue-cielo

selalu menyenangkan mendengarkan lagu Cat Steven yang satu ini:

Morning has broken, like the first morning.
Blackbird has spoken, like the first bird.
Praise for the singing, praise for the morning,
Praise for them springing fresh from the Word.

Sweet the rain’s new fall, sunlit from heaven.
Like the first dewfall, on the first grass.
Praise for the sweetnes of the wet garden,
Sprung in completeness where His feet pass.

Mine is the sunlight, mine is the morning.
Born of the one light Eden saw play.
Praise with elation, praise every morning;
God’s recreation of the new day.

Morning has broken, like the first morning.
Blackbird has spoken, like the first bird.
Praise for the singing, praise for the morning,
Praise for them springing fresh from the Word.

biasanya jika saya sedang merasa kesepian atau gelisah, saya selalu ingin pergi naik gunung sambil mendengarkan lagu ini atau lagu2nya the Beatles. rasanya menentramkan badai di hati dan pikiran saya.

jujur saja, sebenarnya saya sedang kehilangan rasa. biasanya saya suka berdebar-debar jika melihat langit sore, lampu-lampu di malam hari, lukisan, atau ketika saya membayangkan dunia lain di luar sana yang tak terjangkau. tapi sekarang saya tidak bisa merasakan hal itu lagi. saya juga tidak tahu mengapa, dan kenapa malah curhat di blog ini. saya rasa saya sedang dalam tahap di mana segala sesuatu menjadi hal yang sangat remeh buat saya. apapun itu jadi tidak penting dan rasanya saya hanya ingin tidur dan tidak bangun lagi.  hahaha, lagi-lagi kegelisahan eksistensial saya.

dunia ini panggung sandiwara. semua laki-laki dan perempuan adalah pemainnya. mereka memiliki pintu masuk dan pintu keluar. dan seorang manusia pada masanya memainkan banyak peran -Shakespeare

oiy, dan saya juga menyukai lagunya Nike Ardila yang berjudul Panggung Sandiwara. rasanya memang saya bagaikan seorang aktor yang memainkan script yang absurd. mungkin saya saat ini seperti lakon Estragon dan vladimir dalam drama Menunggu Godot yang selalu menanti sambil memperhatikan segala tingkah laku manusia yang aneh bin ajaib tapi tak kunjung datang. dan begitulah hari demi hari. yang ditunggu tak juga datang, karena memang tidak pernah jelas siapakah atau apakah godot itu.

hilang, lepas, apakah bebas juga?

January 14th, 2008 by blue-cielo

saya merasa nyaman dengn warna kulit saya, karena mirip dengan wisnu, dewa dalam agama Hindu, yang memiliki enam sifat ketuhanan:

  • Jñāna: mengetahui segala sesuatu yang terjadi di alam semesta
  • Aishvarya: maha kuasa, tak ada yang dapat mengaturnya
  • Shakti: memiliki kekuatan untuk membuat yang tak mungkin menjadi mungkin
  • Bala: maha kuat, mampu menopang segalanya tanpa merasa lelah
  • Virya: kekuatan rohani sebagai roh suci dalam semua makhluk
  • Tèjas: memberi cahaya spiritualnya kepada semua makhluk

jadi, santai saja.

apa lagi yang saya mau?

January 14th, 2008 by blue-cielo

hujan turun
basah
langit menangis untuk saya
kadang saya pikir
mengapa di bawah langit
yang begitu indah
ada banyak penderitaan
saya berjalan saja
semoga ada pemandangan indah
menanti saya
untuk menemukannya