Archive for July, 2006

naik2 ke puncak gunung…

Monday, July 31st, 2006

naik2 ke puncak gunung, tinggi2 sekali..

sangat amat ingin naik gunung saat ini.
sangat merindukan puncak2 dengan kesunyiannya
sangat ingin mengobati mata yang tidak pernah puas melihat dan telinga yang tidak pernah puas mendengar segala macam hiruk-pikuk dunia ini

hua….
kangen ma lo gunung2ku tercinta…
kangen ma lo pohon2ku yang terindah…

ingin menjamahi dirimu..
dengan penuh hasrat, dengan penuh rasa syukur
dengan kebimbangan yang akan segera sirna begitu melihat tubuh indahmu
dengan kegamangan yang akan segera pupus begitu mendengar nyanyian dan tarian yang dibawakan oleh angin untukku, darimu

muah2 Luph u so….

out of my head

Monday, July 31st, 2006

sometimes i feel
like i am drunk behind the wheel
the wheel of possibility
however it may roll
give it a spin
see if you can somehow factorin
you know there’s always more than one way
to say exactly what you mean to say

was i out of my head?
was i out of my mind ?
how could i’ve ever been so blind
i was waiting for an indication
it was hard to find
no matter what i say
only what i do
i never meant to do bad things to you
so quiet but i finally woke up
if you’re sad
then it’s time you spoke up to

huh…

Saturday, July 29th, 2006

huh….capek…lemah, letih, lesu,kesal!
minggu ini sebenernya mau ke papandayan, tapi ga jadi…benci aku benci!!!
dah gitu hari ini sebenernya gw maw pergi ma anak2 boul ke nikahannya Indri, tapi kemudian ada yang meminta gw untuk jadi fasilitator, eh dah gw bela2in ga pergi taunya dah ada yang jadi fasilitator di kelompok itu, jadinya gw disini, ngenet, padahal tadinya maw jalan2….huhuhuhuhuhu…
trus ntar jam 4 maw ada rapat lagi, masak hari minggu ga ada libur?
tentang materi esensi hidup? tinggal suruh peserta dengerin lagunya Dream Theater yang Spirit Carries On aja baik2…hohohoho

out of my head

Friday, July 14th, 2006

ntah kenapa, kalo denger lagunya Fastball yang ‘out of my head’ gw merasa sedang dalam perjalanan, ntah kemana,yang pasti yang ada hanyalah kesunyian yang menentramkan jiwa… membuat hidup jadi lebih hidup….

akhirnya!!!

Wednesday, July 12th, 2006

akhirnya…..setelah sekian lama…setelah sekian masa….saya menangis juga….dengan sepenuh hati….hua….suatu pengalaman yang sangat menyenangkan karna akhirnya saya bisa jadi manusia biasa lagi yang merasakan kesedihan yang sudah lama tidak saya rasakan…selama ini yang ada hanyalah rasa takut dan kegelisahan yang luar biasa yang menekan saya dari segala arah…menangis…suatu panggilan alam yang luar biasa untuk kembali ke alam jiwa…trima kasih untuk seseorang yg telah membuat saya menangis, walaupun menyakitkan , tapi sungguh, saya menikmatinya…

*karna, bagaimanapun, hidup yang tidak bermakna adalah hidup yang tidak layak untuk dijalani*

hari-hari haru biru?!

Monday, July 3rd, 2006

saat nulis postingan ini lagi ada seseorang yang curhat ma gw melalui ym tentang hari2nya yang mengharu biru…
kisah tentang hubungannya dengan sang pacar yang mengharu-biru (paan si gw pake kata2 ini terus?!)
sang pacar adalah seseorang yang bercita-cita menjadi maha guru JEDI, tapi temen gw hanya ingin jadi seorang ibu yang baik, yang tentunya cita2 mereka berdua ga nyambung, si Jedi wannabe ini ya pgn seperti jedi yang ga nikah(dan ga kawin tentunya), sedangkan temen gw ini karna dia pingin punya anak ya tentunya harus nikah, ngga si, tapi harus kawin, ngga juga si bisa ngangkat anak, yah pokoknya secara normal harus begitu dulu kalo mw punya anak, yang karna sang pacar begitu ya ga mungkin bisa, toh temen gw ini sebenernya tau kalo dia harus siap menjanda kapan saja…
dan dia membicarakan tentang pernikahan, hihihi
nah nah, trus beberapa bulan yang lalu sempet ada kuliah umum tentang Lesbi di kampus gw yang diadakan oleh orang2 yg ga ber*****
trus apa hubungannya?
jelas berhubungan,
jadi wondering, pernikahan itu apa si?
batas manusia secara jenis kelamin itu sampe mana?
trus gw mulai berdiskusi dengan binder gw tercinta,
sekilas info:tidakkkk…ada orang psycho yg berjenis kelamin lelaki yang baru aja melepas celanany didepan gw, selanjutnya terserah anda…
melanjutkan kembali, jadi kenapa laki2 harus selalu berpasangan dengan perempuan? faktor pembatasnya apa? SEX kah? apa karna anak baru bisa dihasilkan jika laki2 dan perempuan melakukan itu? jadi yang membatasi perempuan ga bisa pacaran dengan sesama jenis atw laki2 juga karna mereka ga bisa menghasilkan anak?padahal kan kalo kata orang2 si (syapa coba?) sama2 nikmat gituh…
norma agama? manusia diciptakan berpasang- pasangan, laki2 dengan perempuan?
hukum alam? hormon lo bereaksi kalo ada hormon dari kutub lain?
ataw rekonstruksi manusia? balik lagi biar ada regenerasi, penerus segala harta benda?
okeh jadi batasnya disitu, namun berhubung gw ga demen2 amat punya anak berarti gw ga harus suka dengan lain jenis kan?
trus masalah pernikahan, apakah itu fitrah dari Yang Dipertuan Agung, Tuhan Yang Maha Esa?biar manusia lengkap?biar manusia bahagia?
ataw ini juga bagian dari peradaban yang tentunya bentukan manusia? hasil dari turunan bahwa manusia adalah manusia yang memiliki akal, jadi harusnya bisa memikirkan segala perbuatannya dan juga konsekuensinya? untuk bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan?
mungkin begitu, mungkin juga tidak, tapi sejujurnya saya setuju dengan pernikahan walaupun menurut saya pernikahan hanyalah pelegalan hubungan sex, karna ya itu tadi, tanggung jawab dong kalo berani melakukan ‘itu’, masalahnya ada konsekuensi bwat pihak cewe, yaitu bisa hamil, man, ada kehidupan baru gitu lo, tanpa komitmen yang jelas dari kedua belah pihak apa jadinya si jabang bayi ini?nah seharusnya ada komitmen atw kontrak sebelum menikah, jadi kan jelas ntar gimana nasib dan kebahagiaan kehidupan lain yang sedang mereka pertaruhkan…

fyuh….rasanya ni posting dah mulai kepanjangan, jadi posting ini terselenggara atas inspirasi dari orang2 di sekitar yg selalu membuat saya bertanya-tanya, trimakasih kawan!

dya!!!

Saturday, July 1st, 2006

saat ini ada seseorang yang membuat saya gila, gila karna saya tidak tau keseriusannya, gila karna dia pernah membuat saya merasakan sesuatu!!

sial, mengapa orang ini harus muncul dalam kehidupan saya yang sudah susah?!

sekarang mendengar suaranya saja membuat saya ingin berlari, sejauh mungkin, sial!

dan saya hanya bisa berharap dia akan bahagia…semoga…