yang tertinggal adalah senyum :)
Tuesday, November 20th, 2007waktu itu saya sedang dalam perjalanan pulang. waktu yang diperlukan kurang lebih 6 jam dari dermaga karimunjawa untuk sampai di dermaga Jepara. apa yang sebaiknya kamu lakukan jika terombangambing oleh gelombang di tengah laut dengan cuaca yang kadang mendung kadang cerah dan suasana yang ntah muram ntah memang semua orang sibuk dengan pikiran dan bebannya masing2?
yang pertama saya pilih untuk lakukan adalah tidur. bukannya saya tidak suka melihat pemandangan atau saya mudah mabuk laut, hanya saja saya benci keramaian dimana semua orang berbicara pada waktu yang sama dan menimbulkan suara seperti dengungan lebah. jadi daripada saya ikut teman2 saya ke atas, lebih baik saya menikmati kesendirian saya di sini bersama dengan mereka yang memang menjadikan perjalanan ini bagian dari kehidupan mereka sehari-hari.
tapi kok, lama-lama ga bisa tidur juga ya? mau ngobrol, sama siapa?mau baca buku, sedang ga mood. jadilah saya akhirnya menonton tv yang berada hampir sejurus dengan pandangan mata saya. hal pertama yang melintas di pikiran saya adalah: absurd. ga jelas. tentang model cowok super aneh dengan dandanan super norak yang rajin mengurus penampilan dan ke salon tapi sangat digilai banyak orang dan disanjung-puja oleh sekian banyak perempuan.halah. kayaknya memang menggambarkan realita orang jaman sekarang yang berada pada kondisi hiperealitas dah. tapi di tengah segala keabsurdan itu, di tengah segala macam kegilaan, ada sebuah lagu aneh yang seakan-akan menjelaskannya.begini penggalan liriknya:
"hidup ini bagaikan mimpi. hidup ini begitu singkat, mengapa manusia masih harus menderita?…mana yang harus diingat dan dilupakan?"
damn!dalem banget lagunya. makin absurdlah film itu buat saya. yah saya tidak mengerti, mengapa manusia masih harus menderita. mengapa begitu gamangnya kehidupan manusia? saya pernah berada pada titik seperti yang dikatakan oleh Kierkegaard, sebuah batas antara tebing dan jurang dan tidak ada satupun yang dapat menjamin saya untuk tidak jatuh atau melompat ke bawah.
saya yakin hampir sebagian besar manusia pernah merasakannya, untuk alasan yang berbeda. kalo kata om yang satu tadi mah memang paling tepat untuk melakukan lompatan iman menuju tahap kehidupan yang paling tinggi. alias terjunlah ke jurang itu untuk mati dan bangkitlah lagi menjadi manusia yang baru yang hidup bukan hanya untuk kesenangan atau kewajiban saja.
kamu butuh sesuatu untuk dipegang?sesuatu untuk bertahan? saya mengerti. berada dalam kondisi dimana seakan-akan dunia memusuhi kamu dan tidak meninggalkan sedikit ruangpun untuk bersembunyi bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi. berada dalam kondisi ketiadaan acuan untuk memilih, paling tidak untuk sekedar bergerak, bukanlah hal remeh untuk tidak ditanggapi.
perlahan berjuang untuk mengatasi perih di hati akibat pertanyaan yang menusuk dada, benarkah dunia sedang kehilangan nilainya dan tidak ada satu orang baikpun yang tersisa di dunia?benarkah kita memang ditakdirkan untuk menderita? siapa yang memutuskannya? kenapa hal itu harus terjadi padamu?kenapa bukan saya?kenapa hati kamu harus dirobek-robek sedemkian besar?mengapa kamu harus disakiti?mengapa tidak ada yang menolong?mengapa saya tdk bisa melakukan apa2 untuk kamu saat itu?mengapa terasa harga manusia begitu rendah,hampir tak berarti?mengapa dukamu harus begitu dalam?mengapa tidak ada yang peduli?mengapa kita msh meneruskan kehidupan ini dengan sedemikian banyak dan berat beban?mangapa kamu harus dihancurkan dan diluluhlantakkan sedemikian rupa?ataukah semua itu hanya kesalahan persepsi saya saja?ataukah sebenarnya itu bukan apa2,kamu bahagia dan dunia baik2 saja?
aku bukan nihilis. aku bukan korban. aku tahu kamu masih bisa mengangkat kepalamu.tapi kamu tahu, aku juga ikut mati di dalam. ada yang hilang dari diriku dan tidak akan pernah bisa jadi sama lagi. luka ini akan tetap ada dengan sebuah pertanyaan yang tertinggal, berhargakah penderitaan yang telah kamu alami?
aku senang kamu kembali tegar. kamu memang luarbiasa. aku percaya kamu bisa bersinar secerah matahari di musim panas.suatu saat kita pasti akan kembali ke bintang.jangan takut.
yeah, may it an evening star my dear…
[dedicated for seribulaut]